Monday , September 25 2017
Home / Buku

Buku

MEMBANGUN KESADARAN BERLITERASI

Menulis itu membutuhkan keterampilan dan ketekunan. Tidak hanya menuangkan ide atau gagasan saja, tetapi memberikan kemudahan dan pemahaman kepada pembaca agar apa yang ditulis dapat dipahami dan dimengerti. Tujuan menulis itu adalah objeknya jelas dan apa yang ingin disampaikan juga jelas. Oleh karena itu dibutuhkan kepekaan dan kekuatan pikiran bagi ...

Read More »

Menelusuri Jaringan Keilmuan Ulama Bawean

Sudah banyak literatur yang membahas tentang jejak para ulama di Nusantara, namun tidak demikian dengan ulama Bawean. Sedikit sekali buku-buku yang mengulas jejak ulama Bawean.  Pulau yang secara administratif masuk wilayah kabupaten Gresik ini kurang banyak didengar gaung ketokohan ulamanya. Berdasarkan bukti arkeologis,  Islam masuk ke tanah Bawean diperkirakan tahun ...

Read More »

DAHSYATNYA MENGIKAT MAKNA

Hernowo, adalah seorang penulis hebat yang sudah menghasilkan karya-karya terbaiknya dalam berpuluh-puluh judul buku dalam waktu yang sangat singkat, serta dengan pengalaman-pengalaman dalam berbagai forum kepenlisan menunjukkan kepiawaiannya dalam meramu dan merajut kalimat perkalimat,sehingga menjadi bacaan yang menarik dan apik.Membaca buku ini bikin siapa saja termotivasi untuk melakukan pesan-pesan yang ...

Read More »

PELAYANAN PUBLIK SEBAGAI TOLOK UKUR GOOD GOVERNANCE

Buku yang ditulis oleh Hayat ini merupakan buka yang cocok untuk kalangan akademisi ataupun praktisi. Bagi akademisi, bisa dijadikan sebagai rujukan atau referensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu administrasi publik. Banyak kajian di dalam buku ini yang menyingkap aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dari setiap penyelenggaraan pemerintahan. Khususnya ...

Read More »

Membangun Karakter melalui Perguruan Tinggi

Persoalan karakter terjadi dimana-mana bagi generasi muda saat ini. Demoralisasi menjadi pemandangan yang sering kita lihat di layar televisi. Kekerasan antar remaja, pergaulan bebas, tawuran dan kriminalisasi menghiasi pemberitaan media indonesia. Berbagai benturan globalisasi menggerus moral bangsa dengan berbagai bentuk, hedonisme dan mengabaikan prinsip-prinsip etika dalam kehidupan masyarakat. Hal itu ...

Read More »

Perihal Wujud (kehadiran) Nabi Muhammad

Kitab Risaalat fii itsbaat wujuud an-Nabi fii kulli makaan ini ditulis dengan narasi yang tidak hanya diperkuat dengan sumber naqli (al-Quran-Hadist) tetapi juga dengan analog-analog (qiyas) yang mudah ditangkap bahkan oleh pembaca awam seperti peresensi ini. Untuk mengawali penjelasan perihal wujud dan kehadiran (Rosullullah setelah wafat), sang penulis—Sayid Husain bin ...

Read More »

Mengungkap Peran Perjuangan Kyai-Santri

Selama ini jika kita membaca sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia dari kaum penjajah, peran kyai-santri tidak begitu nampak. Terlebih pada era sebelum tahun 90an. Kalau toh ada, peran itu sedikit sekali disebut atau malah sengaja dilupakan. Kenyataan ini hampir dapat kita temukan dalam setiap uraian mengenai sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia, baik ...

Read More »

Mengamalkan Ideologi Pancasila

Pengamalan terhadap nilai-nilai pancasila diakui banyak surut dalam kehidupan masyarakat modern kini. Nilai-nilai dalam pancasila hanya menjadi slogan tanpa aksi. Seyogianya, Pancasila dengan kesaktiannya menjadi cambuk bagi masyarakat Indonesia untuk mengamalkan lima sila di dalamnya. Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan yang semakin kompleks, rumit, krisis moral, etika dan perilaku yang ...

Read More »

Kritik Atas Khilafah Islamiyah

Akhir-akhir ini, gerakan Islam (islamic movement) menampakkan wujud yang nyata, terlebih setelah arus reformasi yang berujung pada tumbangnya penguasa Orde Baru. Salah satu wujudnya adalah gerakan Islam Hitbut Tahrir Indonesia (HTI). Sebagai organisasi sosial dan politik, HTI menjelmakan diri sebagai kelompok yang bercita-cita mencipta ulang negara Islam (khilafah islamiyah), sebuah ...

Read More »

Tasawuf Kiai Ihsan Jampes

“Man tafaqqaha walam yatashawwaf faqad tafassaqa, waman tashawwafa walam yatafaqqaha faqad tazandaqa, waman jama’a baina huma faqad tahaqqaqa.”  Sebuah adagium yang dinisbatkan kepada Imam Malik tersebut menjelaskan bahwa hidup dengan berpijak semata pada fiqh (tafaqqah) dan tidak mau bertasawuf maka akan terjebak menjadi fasiq. Sedangkan hidup dengan bertasawuf saja tanpa ...

Read More »