Thursday , November 23 2017
Home / Peristiwa / Kiai Said Menebar Islam Nusantara di Hongkong
Kiai Said bersama warga muslim di HongKong, menebarkan Islam Nusantara.

Kiai Said Menebar Islam Nusantara di Hongkong

Tasamuh.id,

HONGKONG – Kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr. KH Said Aqil Siroj untuk menghadiri Halal bi Halal dengan warga muslim dan para Nahdliyyin yang ada di HongKong pada Senin (31/07/2017) di Aula BNI Hongkong disambut meriah oleh para hadirin.

Dalam agenda yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) HongKong ini, Kiai Said memberi arahan dan tausyiah tentang Islam Nusantara di tengah perspektif politik dan geostrategis global.

“Saat ini, warga muslim di seluruh dunia sedang mencari referensi beragama yang tepat, berislam yang ramah dan moderat. Setelah konflik di Timur Tengah dan kondisi politik Turki yang tidak stabil, warga muslim internasional sedang melirik Islam di Indonesia,” terang Kiai Said.

“Kita memiliki warisan nilai dan tradisi keislaman yang demikian istimewa. Islam Nusantara dengan segenap karakter dan pengetahuannya, menjadi referensi dalam berislam,” ungkap Kiai alumni Lirboyo dan Krapyak tersebut.

Kiai Said mengajak segenap warga muslim Indonesia, baik yang berada di tanah air, maupun yang sedang di berbagai negara, untuk tetap menjalin persaudaraan dan menguatkan tali silaturahmi. Kiai Said juga menyampaikan pentingnya menjaga tradisi keislaman, sebagai khazanah budaya dan pengetahuan yang menjadi penguat beragama, serta media dakwah yang santun dan ramah.

“Sebagai warga muslim, kita wajib menjaga persaudaraan. Sesungguhnya setiap warga muslim itu saudara, apalagi sesama muslim dari Indonesia, sesama pengamal Islam Nusantara,” jelas Kiai Said.

Dalam ceramahnya, Kiai Said mengajak kepada seluruh warga muslim Indonesia yang sedang di Hongkong, untuk menjadi Duta Islam Nusantara. “Saudara-saudaraku warga muslim dari Indonesia, maupun warga muslim seluruh dunia yang sedang di HongKong, kita perlu memberi contoh berislam yang santun, beragama yang ramah. Bukan menjadi bagian kelompok teror yang bertentangan dengan Islam. Muslim yang santun, yang ramah, menjadi Duta dari Islam Nusantara,”pinta Kiai Said.

Dalam kesempatan ini, Kiai Said juga mengungkapkan duka mendalam atas konflik yang terjadi di Jerussalem, yang menyebabkan beberapa orang terluka dan memicu konflik di beberapa kawasan. “Mengenai insiden di kawasan al-Aqsha Jerussalem, PBNU telah meminta Pemerintah Indonesia untuk bersikap dalam kapasitasnya di politik internasional. PBNU memberi dukungan kepada muslim Palestina untuk mendapatkan hak dan kebebasan beribadah di kawasan al-Aqsha, semoga menjadi pertimbangan oleh pemerintah Israel. Syukur sekarang suhu politik sudah mereda,” jelas Kiai Said.

Setelah acara Halal bi Halal, Kiai Said meresmikan mushala dan sekretariat PCI NU yang terletak di jantung kota Hongkong. “Semoga perjuangan teman-teman NU di sini (Hongkong, red) selalu diberi kekuatan dan semoga mendapat balasan yang berlipat ganda,” ujar Kiai Said.

Dalam safari dakwahnya, Kiai Said didampingi Hj. Nurhayati (Ketua PP Muslimat NU, dan Nabil Haroen (Ketua Umum PP Pagar Nusa) dan PCINU HongKong, serta beberapa pejabat dari Konjen RI di HongKong dan pejabat pemerintahan dan tokoh muslim setempat, Ust. Abdul Muhaemin Karim. [Munawir Aziz]

About Admin

"Dari aswaja untuk bangsa" | Admin Utama | tasamuh.id@gmail.com | i.g @tasamuh.id | Lakpesdam Kota Malang

Lihat Juga

Ketum Pagar Nusa: Kemerdekaan Jadi Semangat Berbangsa

Tasamuh.id, NGANJUK– Peringatan kemerdekaan harus menjadi refleksi persatuan sebagai bangsa Indonesia. Demikian disampaikan Ketua Umum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *