Sunday , October 21 2018
Home / Peristiwa / Masyarakat Usulkan Komandan Sabilillah Jadi Pahlawan Nasional
foto: dokumentasi tim tasamuh.id

Masyarakat Usulkan Komandan Sabilillah Jadi Pahlawan Nasional

Tasamuh.id
Surabaya — Pada era revolus fisik yang pernah ada di tanah air, satu nama yang tercatat dalam sejarah adalah KH Masjkur, seorang pimpinan atau Komandan Laskar Sabilillah sekaligus pendiri Pembela Tanah Air (PETA) yang berasal dari Singosari Malang. Lebih-lebih keterlibatan langsung KH Masjkur di dalam perang pada agresi militer I di Surabaya dan perang gerilya pada agresi militer II tahun 1948-1959 dijadikan alasan utama oleh masyarakat Malang Raya untuk diajukan sebagai Pahlawan Nasional sebagaimana diatur di dalam UU No. 20 tahun 2009 dan PP Nomor 35 Tahun 2010.

Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah Seminar Nasional yang bertema “Jejak Perjuangan KH. Masjkur Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan” pada Kamis 7 Desember 2017 di Aula Astranawa Surabaya.

Kegiatan ini merupakan tahapan yang harus kami laksanakan setelah proses penulisan naskah akademik sudah dianggap hampir selesai. Profesor Dr KH Kasuwi Saiban selaku ketua Tim Pengusulan Gelah Pahlawan (TPGP) menyebut bahwa tujuan kegiatan ini agar ada masukan berupa penambahan atau pengurangan terhadap subtansi draf naskah akademik yang sudah disusun, memberikan kesaksian (positif-negatif) mengenai pengusulan KH Masjkur sebagai Pahlawan Nasional, dan mencari legitimasi publik/masyarakat mengenai riwayat perjuangan KH Masjkur.

”Demi tercapaianya tujuan tersebut, turut hadir sebagai narasumber adalah Profesor Dr KH M Tholchah Hasan (Menteri Agama 1999-2001), Profesor Dr M Mas’ud Sa’id (Staf Khusus Menteri Sosial), Drs Ng KH Agus Sunyoto (Ketua Umum PP Lesbumi NU), dan Drs H Choirul Anam (Sejarawan NU)” imbuh Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang yang sekaligus Wakil Rois Syuriah NU Kota Malang tersebut.

Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 – 16.30 WIB dan diikuti oleh lebih dari 250 perserta dari berbagai daerah seperti Malang, Surabaya, Probolinggo, Lumajang, Gresik, Lamongan, Tuban, Tulungagung, Sampang, dan daerah-daerah lainnya.

Adapun tim yang menyelenggarakan kegiatan ini terdiri dari tim ahli sekaligus dewan pengarah diantaranya KH M Tholchah Hasan, KH Chamzawi Syakur, KH Mas’ud Ali, KH Farhan Ismail  dan lain-lain. Sementara untuk tim peneliti diketuai oleh Profesor Dr KH Kasuwi Saiban, sekertaris Dr M Faisol Fatawi, dan anggota Dr Mohammad Mahpur, Achmad Diny Hidayatullah, Hayat, Abdur Rahim, Heru Pratikno, dan lain-lain. (AR Idung)

About Admin

"Dari aswaja untuk bangsa" | Admin Utama | tasamuh.id@gmail.com | i.g @tasamuh.id | Lakpesdam Kota Malang

Lihat Juga

Lakpesdam Latih Santri Berdakwah di Internet

Tasamuh.id, Lapkesdam NU Kota Malang bekerjasama dengan Universitas Negeri Malang kembali menyelanggarakan pendidikan literasi untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *